Cat Blue

Cute Blinking Blue Cat

Minggu, 28 September 2014

B2C (Business to Consumer)

Business To Consumer (B2C)
1) Pengertian Business to consumer adalah konsep bisnis dimana penjual berhubungan langsung dengan para pembelinya dan antara penjual dan pembeli belum tentu kenal dengan penjual. Sifat dari bisnis tersebut adalah terbuka dan bebas dimanfaatkan oleh khalayak umum. Cara mengaksesnya melalui sebuah situs yang disediakan oleh sang penjual.

2) Manfaat B2C terhadap travel and tourism yaitu
· Mempermudah dalam memberikan informasi antara pemilik travel dan calon costumer mengenai semua hal yang berhubungan dengan travel ( seperti harga tiket, harga hotel,dll)
· Memberikan akses yang mudah kepada calon wisatawan tentang informasi daerah wisata yang akan mereka kunjungi.
· Membantu pemilik travel untuk mengembangkan bisnisnya karena pemilik travel bisa mendesign tampilan web yang menarik dan berkualitas sehingga mampu menarik konsumen lebih banyak
· Memberikan gambaran singkat tentang lokasi dan pemandangan yang berada di tempat tujuan objek wisata

3) Penerapan B2C terhadap untuk pengusaha kecil dan menengah
Sebagai contoh yaitu usaha yang dilakukan oleh Pak Subur . Pada awalnya semua proses yang berhubungan dengan Subur Ceramic yang dikembangkan oleh Pak Subur dilakukan secara manual ( proses pembuatan, pembukuan, pemasaran hingga pemesanan). Hal ini lama kelamaan dirasakan tidak mampu mengembangkan usaha yang telah dijalankannya. Pak Subur mencari cara bagaimana mengembangkan usaha keramiknya. Akhirnya didapatkan ide yaitu semua proses industri dilakukan dengan terkomputerisasi. Cara ini memberikan sisi positif karena semua proses seperti pembukuan dan pengecekan stock menjadi lebih cepat dan lebih efisien. Tingkat pemesanan yang diterima Pak Subur langsung meningkat karena yang tadinya konsumen hanya berada di wilayah Indonesia, mulai meningkat hingga keluar Indonesia. Hal ini dikarenakan Pak Subur mempromosikan produknya melalui internet sehingga mempermudah calon konsumen di seluruh dunia untuk memilih dan memesan produk yang mereka inginkan.
Jadi dapat disimpulkan dampak B2C terhadap pengusaha kecil dan menegah yaitu :
Memberikan kemudahan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Pembukuan menjadi lebih cepat. Proses promosi menjadi luas karena tidak ada batasan wilayah sehingga mampu memperluas jangkauan calon konsumen.

Sumber : www.google.com

E-COMMERCE

 

Perdagangan elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business)yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing)  atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaantetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Model-Model E-Commerce di Indonesia
Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakansocial media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail: Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
Kunci Sukses dalam E-Commerce
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja,tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
Menyediakan harga kompetitif
Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
10 Mempermudah kegiatan perdagangan
Masalah E-Commerce
11 Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
12 Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
Aplikasi bisnis
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
· E-mail dan Messaging
· Content Management Systems
· Dokumen, spreadsheet, database
· Akunting dan sistem keuangan
· Informasi pengiriman dan pemesanan
· Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
· Sistem pembayaran domestik dan internasional
· Newsgroup
· On-line Shopping
· Conferencing
· Online Banking/internet Banking
· Product Digital/Non Digital
· Online SEO
Perusahaan terkenal
Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Amazon.com, dan PayPal.
Kecocokan barang
Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll. Barang yang tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-lain.

Sumber : www.wikipedia.com

Sabtu, 20 September 2014

PENGANTAR E-BUSINESS


 1. Pengertian E-Business
   Pengertian e-Business adalah kegiata  bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan teknologi elektronik. E-busines memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E- business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
   Dalam penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-business, sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenue dari perusahaan.
   E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing)  manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business member  kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan denga  perusahaa  lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.
    2. Model-Model E-Business
1. B2C (Business to Consumers)
Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. Business to consumers atau business to costumer menggambarkan kegiatan bisnis melayani konsumen dengan produk atau jasa. Misalkan orang membeli sepasang sepatu dari pengecer. Transaksi yang mengarah ke sepatu agar tersedia untuk pembeli, yaitu pembelian kulit, tali, karet, dll serta penjualan sepatu dari pembuat sepatu ke pengecer akan dianggap transaksi B2C. 
Karakteristik B2C :
- Antara organisasi dengan perorangan
- Nilai uang yang dilibatkan lebih kecil
- Transaksi tidak sering terjadi
- Relatif sederhana
    2. B2B (Business to Business)Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi). menggambarka  transaksi perdagangan antara perusahaan, seperti antara manfaktur dan grosir, atau antara grosir dan pengecer. Volume transaksi B2B jauh lebih tinggi dibandingkan volume transaksi B2C. Alasan utamanya karena dalam rantai pasokan (Supply chain) ada banyak transaksi B2B yang mencakup bahan baku dan penjualan produk jadi ke konsumen. Sebagai contoh, sebuah produsen mobil membuat beberapa transaksi B2B seperti membeli ban,kaca untuk kaca jendela, dan selang karet untuk kendaraan. Transaksi terakhir adalah saat kendaraan jadi yang dijual kepada konsumen yang merupakan transaksi (B2C) tunggal.
Karakteristik B2B :
- Antar organisasi
- Nilai uang yang dilibatkan lebih besar
- Hubungan yang kuat dan berkelanjutan
- Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan
- Lebih kompleks

    3. B2G (Business to Government)Interaksi terjadi antara organisasi dengan pemerintah. B2G memiliki karakteristik yang sama dengan B2B sehingga B2G dapat dikelompokkan kedalam B2B. B2G adalah turunan dari B2B yang sering disebut sebagai  public sector marketing atau pemasaran sektor publik yang mencakup pemasaran produk dan jasa untuk berbagai tingkat pemerintahan, negara bagian dan lokal melalui integrated marketing communication atau komunikasi pemasaran terpadu seperti strategic public relation, advertising, dan komunikasi berbasis web.
    4. B2E (Business to Education) Interaksi yang terjadi antara organisasi dengan pendidikan. Sama halnya dengan B2G, B2E juga memiliki karakteristik yang sama dengan B2B.
3. Pengaruh E-business terhadap proses bisnis 
-Pembeli dan Inbound Logistic. Internet dapat meningkatkan aktifitas pembeli dengan cara mempermudah perusahaan mengidentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga.
- Data mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasikan, sehingga memungkinkan organisasi untuk menetapkan pembelian total diseluruh dunia atas berbagai produk. - Operasi internal, sumber daya manusia, dan infrastuktur. Teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan effisiensi operasi internal. Peningkatan akses ke informasi juga dapat secara signifikan meningkatkan perencanaan. Pada sumber daya manusia, aktifitas ini mendukung untuk effisiensi dan efektifitas dalam aktifitas utama.
-Outbound Logistic. Akses yang tepat waktu dan akurat atas informasi rinci tentang pengiriman memungkinkan penjual mengurangi biaya tranportasi melalui cara pengiriman gabungan ke para pelanggan yang dekat lokasinya satu dengan yang lainnya. Informasi yang lebih tepat waktu tentan  penjualan dapat membantu pabrik mengoptimalkan jumlah persediaan yang ditanggungnya.
-Penjualan dan Pemasaran. Perusahaan dapat menciptakan katalog elektronik di Website mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan. Kemampuan ini tidak hanya memungkinkan para pelanggan menyampaikan pesanan saat mereka menginginkannya, tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi jumlah staf dengan cara meniadakan telepon, surat-menyurat atau pengiriman faks.
-Pelayanan dan dukungan Purnajual. E-business dapat secara signifikan meningkatkan kualitas dukungan purnajual ke para pelanggan.
4. faktor - Faktor Keberhasilan E-business
• Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
• Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
•Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu Validitas, Integritas, dan Privasi
5. infrastruktur pada peralatan untuk E-business
    
Teknologi berperan. Teknologi berfungsi untuk memudahkan proses atau mempersingkat langkah-langkah kerja (dari sepuluh tahap menjadi dua tahap). Transportasi memudahkan orang berpergian antar-kota. Telepon mempersingkat langkah transaksi (orang tak perlu secara fisik berada di tempat transaksi) atau bahkan dalam hal perdagangan supaya lebih efisien dan lebih mempersingkat waktu dalam hal jarak maupun waktu oleh karena itu kenapa tidak jika kit  mempergunakan internet sebagai sarana bisnis yang tepat cepat dan akurat dalam mencari keuntungan.
    E-busines  sedang berproses untuk mencari kesetimbangan dalam banyak faktor. Infrastruktur adalah faktor dengan pengaruh paling besar. Seperti contoh, gardu pembangkit listrik merupakan pendistribusian tenaga listrik di suatu tempat atau daerah. Jika kita ingin menjalankan perangkat keras computer maka akan membutuhkan tenaga  listrik faktor utama untuk menjalankan sebuah komputer  Namun jika di suatu daerah tersebut terdapat gardu listrik dan sudah berdiri di satu daerah, namun infrastruktur listrik tidak memadai, tentu proses bisnis dengan cara termutakhir tak dapat berjalan baik di sana.  Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business.      Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi ataupun kelompok dalam mengimplementasikan e-business pada organisasinya. E-business lebih bersifat universal daripada e-commerce.

 Sumber : www.google.com

Sabtu, 13 September 2014

PENGENALAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET


A. Pengertian Internet
Istilah 'internet' merupakan kependekan dari interconnection-networking yang memiliki pengertian seluruh jaringan komputer yang terhubung menggunakan standar global Transmision Control Protocol/Internet Protokol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani milyaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (antarjaringan).
Beberapa layanan populer di internet antara lain ; e-mail (surat elektronik), Usenet, Newsgroup, File Sharing, WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Diantara semua itu, e-mail dan World Wide Web (WWW) adalah yang lebih sering digunakan dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkan keduanya, seperti miling list dan Weblog. Internet memungkinkan adanya komunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengiriman pesan instan, seperti Camfrog, Pidgim (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger, Windows Live Messenge, Twitter, Facebook, dan lain-lain.

B. Manfaat Internet
Internet telah memudahkan setiap orang untuk mengakses informasi apapun yang mereka inginkan. Bahkan seiring dengan kemajuan teknologi kini orang dapat mengakses internet dimanapun dan kapanpun mereka menginginkannya. Internet telah digunakan di hampir semua bidang, salah satunya adalah pendidikan. Berikut manfaat internet dalam bidang pendidikan :
1. Mempermudah Pencarian Referensi
Internet mempermudah pencarian literatur. Hanya dengan mengetikkan kata kunci pada mesin pencari (search engine) maka akan muncul daftar tulisan yang berhubungan dengan kata kunci tersebut.
2. Menyediakan Fasilitas Multimedia
sebagai penyedia informasi, internet memiliki banyak kelebihan dibanding buku. Orang dapat membaca, mendengar, dan menonton video yang dapat memudahkan dan mempercepat proses belajar pada peserta didik.
3. Menyediakan Sumber Informasi yang Relatif Murah
Seringkali orang membutuhkan informasi sesaat, di mana jika ia harus membeli buku harganya akan sangat mahal. Namun, dengan internet orang dapat mengakses informasi tanpa harus membeli buku atau majalah. Yang tentunya akan lebih murah.
4. Menyediakan Sumber Pelajaran Tambahan
Melalui internet, orsng dapat mecari informasi tambahan yang tidak diperoleh dari sekolah atau buku pelajaran.
5. Memudahkan Komunikasi
Internet dapat digunakan untuk saling berkomunikasi jarak jauh melalui e-mail, video, konferensi jarak jauh, forum, dsb. Sehingga memungkinkan untuk dilaksanakannya pendidikan jarak jauh. Banyak ahli di berbagai bidang yang menyediakan ruang konsultasi di situs pribadi mereka atau di situs resmi suatu lembaga untuk bertanya berbagai masalah.
6. Membantu Pemahaman
Informasi yang kita peroleh dari guru seringkali sulit untuk dimengerti atau dibayangkan. Internet menyediakan informasi tambahan berupa gambar, contoh, animasi, dsb.
7. Mendorong Penguasaan Bahasa Asing
Banyak sekali informasi penting dan menarik yang tersedia dalam bahasa asing terutama Bahasa Inggris. Hal ini akan memotivasi orang untuk meningkatkan penguaaan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
8. Mendorong Kreativitas
Banyak hal yang dilakukan orang lain yang kita ketahui dari internet dapat menginspirasi dan mendorong kita untuk lenih kreatif dalam berkarya.
9. Menyediakan Metode Pemngajaran yang Lebih Menarik
Beberapa bentuk pengajaran dilakukan dalam bentuk permainan, kuis, atau puzzle terutama untuk TK dan SD.
10. Mendorong Kemandirian
Orang yang fasih dalam menggunakan internet cenderung dapat lebih mandiri dalam mencari informasi yang dibutuhkannya.

Selain dalam dunia pendidikan, internet juga dapat dimanfaatkan dalam bidang usaha. Seperti yang sedang ramai saat ini, yaitu bisnis online. Bisnis ini banyak dipilih karena dirasa dapat lebih menekan biaya. Misalnya, para pelaku bisnis online tidak harus membayar sewa toko yang tentunya tidak murah. Toko online tidak mengenal jam buka dan tutup. Toko online dibuka 24 jam dalam sehari. Pelanggan yang akan didapat pun akan lebih banyak. Yang juga termasuk manfaat internet di dunia bisnis adalah terbukanya jaringan dan kerja sama dengan pengusaha atau organisasi lain yang dapat mendorong bisnis mereka mengalami pertumbuhan.

Sumber : Dari berbagai sumber.